Pemerintah Kota Samarinda

Fiskal Tertekan, Wali Kota Samarinda Tegaskan Evaluasi Kinerja OPD Dilakukan Secara Kolektif

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyoroti tekanan terhadap kondisi keuangan daerah yang semakin terasa dalam beberapa waktu terakhir.

Situasi ini dinilai berpotensi memengaruhi pelaksanaan program dan kinerja anggaran di lingkungan pemerintah daerah.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa dalam kondisi tersebut tidak ada penilaian kinerja yang bersifat menyalahkan satu organisasi perangkat daerah (OPD) tertentu. Menurutnya, capaian kinerja pemerintah merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah.

“Saya memandang bahwa kinerja pemerintah tidak dapat dinilai secara parsial, karena seluruh capaian merupakan hasil kerja kolektif,” ujarnya, pada Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap OPD memiliki kelebihan sekaligus kekurangan dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan mengacu pada target kinerja yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa target kinerja masing-masing OPD saling terhubung dalam satu kesatuan target pemerintah daerah.

Capaian yang sudah baik akan dipertahankan bahkan ditingkatkan, sementara yang belum memenuhi target harus segera diperbaiki secara bersama-sama.

Di sisi lain, Andi Harun mengakui bahwa tekanan fiskal yang dihadapi saat ini cukup berat. Ia mengingatkan bahwa tanpa langkah penyesuaian, kondisi keuangan daerah berisiko mengalami penyempitan ruang fiskal hingga berpotensi defisit.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar