Pemerintah Kota Samarinda

Andi Harun: Cakupan Air Bersih Samarinda 84 Persen, Optimistis Tuntas 2029

lihat foto
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong peningkatan layanan air bersih yang dikelola Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana. Hingga saat ini, cakupan pelayanan kepada masyarakat tercatat belum sepenuhnya merata.

Upaya percepatan dilakukan untuk mengejar target layanan 100 persen dalam beberapa tahun ke depan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa tingkat pelayanan air bersih saat ini telah mencapai 84 persen. Pemerintah optimistis target pemenuhan layanan secara menyeluruh dapat direalisasikan sesuai rencana.

“Cakupan layanan air bersih saat ini telah mencapai 84 persen, dan ditargetkan dapat terpenuhi secara menyeluruh hingga 100 persen pada tahun 2029,” ujarnya pada Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, tantangan utama dalam pengelolaan air bersih di Samarinda terletak pada sumber air baku yang berasal dari sungai.


 

Kondisi ini berbeda dengan sejumlah daerah lain, khususnya di Pulau Jawa, yang memanfaatkan sumber air dari kawasan pegunungan.

Perbedaan sumber air tersebut membuat proses pengolahan di Samarinda memerlukan perlakuan khusus, termasuk kegiatan pemeliharaan rutin berupa pengurasan instalasi. Proses ini kerap berdampak pada gangguan distribusi air kepada pelanggan dalam waktu tertentu.

“Karakteristik air baku yang berasal dari sungai mengharuskan adanya pemeliharaan berkala melalui pengurasan instalasi, yang berbeda dengan pengelolaan sumber air dari pegunungan,” jelasnya.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait kualitas air yang keruh serta gangguan distribusi, Andi menegaskan bahwa pemerintah bersama Perumdam terus melakukan pembenahan secara bertahap.

“Gangguan layanan tidak dapat dihindari saat proses pengurasan berlangsung. Namun, dengan peningkatan kinerja yang terus dilakukan, kami optimistis berbagai kendala tersebut dapat diselesaikan secara bertahap di masa mendatang,” tegasnya. (*/Adv Diskominfo Samarinda)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar