BorneoFlash.com, KUKAR - Pemanfaatan Gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf) di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai memasuki tahap akhir. Pemerintah daerah menargetkan bangunan tersebut bisa segera digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di sektor kreatif.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Muhammad Jamil, mengatakan saat ini proses yang berjalan lebih difokuskan pada penyelesaian administrasi aset.
“Kami sudah berkoordinasi dengan bagian aset untuk melengkapi seluruh data, termasuk Kartu Inventaris Barang dan mutasi aset dari tahun-tahun sebelumnya hingga yang terbaru,” ucapnya, pada Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, kelengkapan administrasi menjadi tahapan penting sebelum gedung dapat difungsikan secara penuh. Proses tersebut juga menjadi dasar dalam penataan aset agar tercatat rapi dalam laporan pemerintah daerah.
Di sisi lain, dari segi fisik bangunan, Jamil menyebut tidak ada kendala berarti. Gedung dinilai sudah siap digunakan, meskipun masih ada beberapa bagian yang perlu disempurnakan.
“Untuk progresnya sudah berjalan. Hanya saja masih ada beberapa yang perlu dilengkapi, terutama pada bagian interior dan fasilitas pendukung,” jelasnya.
Menurutnya, penyempurnaan tersebut tidak akan menghambat rencana pemanfaatan gedung dalam waktu dekat. Pemerintah tetap mendorong agar fasilitas ini bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Gedung Ekraf sendiri dirancang sebagai ruang aktivitas bagi pelaku kreatif di Kukar, mulai dari kegiatan seni, produksi konten, hingga pengembangan komunitas.
Dengan penyelesaian administrasi yang hampir rampung, diharapkan gedung tersebut dapat segera difungsikan dan menjadi wadah baru bagi tumbuhnya ekonomi kreatif di daerah. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar