Berita SMSI Pusat

Dewan Pers Uji Dana Jurnalisme, SMSI Tegaskan Harus Dikelola Lembaga Independen

Dewan Pers menggelar uji publik Rancangan Peraturan tentang Dana Jurnalisme dengan melibatkan anggota Dewan Pers, tenaga ahli, akademisi, organisasi pers, serta tokoh pers nasional pada Senin (30/3/2026) di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat. Foto: HO/SMSI
Dewan Pers menggelar uji publik Rancangan Peraturan tentang Dana Jurnalisme dengan melibatkan anggota Dewan Pers, tenaga ahli, akademisi, organisasi pers, serta tokoh pers nasional pada Senin (30/3/2026) di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat. Foto: HO/SMSI

BorneoFlash.com, JAKARTA – Dewan Pers menggelar uji publik Rancangan Peraturan tentang Dana Jurnalisme sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem pers nasional yang merdeka, profesional, dan berkelanjutan di tengah tekanan disrupsi digital.

Dalam forum tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menegaskan bahwa pengelolaan dana tidak seharusnya dilakukan langsung oleh Dewan Pers, melainkan oleh lembaga independen dan profesional guna menjaga integritas serta menghindari konflik kepentingan.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menjelaskan bahwa penyusunan rancangan ini telah dimulai sejak 25 Juli 2025 melalui serangkaian rapat dan diskusi kelompok terarah (FGD) bersama konstituen dan berbagai pemangku kepentingan.

“Rancangan ini merupakan respons atas tantangan besar yang dihadapi industri media, terutama disrupsi digital dan tekanan ekonomi yang berdampak pada keberlanjutan jurnalisme berkualitas,” ujarnya.

Uji publik berlangsung pada Senin (30/3/2026) di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, dengan melibatkan anggota Dewan Pers, tenaga ahli, akademisi, organisasi pers, serta tokoh pers nasional. Kegiatan ini bertujuan menjaring masukan publik sebelum regulasi ditetapkan secara resmi.

Sejumlah perguruan tinggi turut hadir, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Universitas Mataram, dan Universitas Diponegoro.

Selain itu, organisasi pers seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), hingga Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) juga turut memberikan pandangan.

Tokoh pers nasional yang hadir antara lain Bagir Manan, Bambang Harymurti, Suryopratomo, Kemal Gani, hingga Ninuk Pambudy.

Menjawab Krisis Ekosistem Media
Rancangan Dana Jurnalisme ini disusun sebagai instrumen untuk menjamin keberlangsungan jurnalisme yang melayani kepentingan publik. Perubahan model bisnis media serta tekanan ekonomi dinilai telah mengancam eksistensi jurnalisme berkualitas.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar