Melihat kondisi tersebut, DLHK Kukar memutuskan untuk mengambil langkah cepat dengan menurunkan personel internal guna melakukan pembersihan dan penataan di kawasan Taman Ulin.
“Karena sejak Januari belum ada perawatan di Taman Ulin, akhirnya kami menurunkan pasukan Merah Putih DLHK untuk melakukan pembersihan sekaligus penataan di lokasi tersebut,” jelasnya.
Yudiarta menyebutkan, hingga saat ini tim DLHK Kukar telah dua kali melakukan kegiatan pembersihan di kawasan taman tersebut sebagai langkah awal penanganan.
Ke depan, DLHK Kukar juga akan menugaskan sejumlah personel secara khusus untuk melakukan perawatan rutin agar kondisi taman tetap terjaga.
“Mulai 1 April nanti sekitar sembilan personel akan ditugaskan secara khusus untuk merawat dan menjaga kebersihan Taman Ulin,” katanya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga fasilitas ruang publik agar tetap nyaman dimanfaatkan masyarakat, sembari menunggu kejelasan skema pengelolaan taman ke depan. (*)





