Otorita IKN

Kunjungan Membludak, UMKM IKN Catat Kenaikan Omzet Berlipat Saat Lebaran

lihat foto
Antusiasme masyarakat yang berkunjung untuk melihat perkembangan pembangunan IKN semakin tinggi saat libur Idulfitri 1447 H dan menjadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM. Foto: HO/Humas Otorita IKN
Antusiasme masyarakat yang berkunjung untuk melihat perkembangan pembangunan IKN semakin tinggi saat libur Idulfitri 1447 H dan menjadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM. Foto: HO/Humas Otorita IKN

BorneoFlash.com, NUSANTARA – Momentum libur Idulfitri 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Tingginya antusiasme masyarakat yang berkunjung untuk melihat perkembangan pembangunan IKN turut mendorong geliat aktivitas ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pelaku usaha lainnya.

“Arus kunjungan masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM. Kami melihat bagaimana kunjungan masyarakat ke IKN telah mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, pada Sabtu (28/03/2026) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), IKN.

Sejumlah pelaku UMKM mengaku mengalami peningkatan omzet selama periode libur lebaran. Kevin, pedagang dari Rumah Makan Global yang berjualan makanan dan minuman di area glamping menyebut penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,”

Hal serupa disampaikan Nita dari Café Sepaku Empat. Ia mengatakan penjualan meningkat signifikan pada hari-hari awal Lebaran.

“Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama Lebaran hari pertama hingga ketiga, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat yang berkunjung untuk melihat perkembangan pembangunan IKN semakin tinggi saat libur Idulfitri 1447 H dan menjadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM. Foto: HO/Humas Otorita IKN
Antusiasme masyarakat yang berkunjung untuk melihat perkembangan pembangunan IKN semakin tinggi saat libur Idulfitri 1447 H dan menjadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM. Foto: HO/Humas Otorita IKN

Nita mengaku mochi menjadi produk yang paling laris. “Meskipun proses pembuatannya cukup lama penjualannya sangat cepat, terutama diminati oleh anak-anak,” ujarnya.

Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” yang berjualan di area Plaza Seremoni juga mencatat peningkatan penjualan dagangannya.

“Omzet penjualan itu sekitar Rp10 sampai Rp12 juta per hari,” kata Wahyu.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar