Pemkot Samarinda

Tim DOC Samarinda Siaga Penuh 24 Jam Selama Libur Idulfitri

lihat foto
Mobil Doctor on Call (DOC)/PSC 119 Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Mobil Doctor on Call (DOC)/PSC 119 Samarinda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Kesehatan memastikan layanan kegawatdaruratan tetap berjalan tanpa henti selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kesiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan seiring meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Salah satu andalan dalam sistem tersebut adalah layanan Doctor on Call (DOC)/PSC 119 yang beroperasi secara mobile. Tim ini berfungsi memperkuat enam posko kesehatan yang telah ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, sehingga penanganan kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat dan merata.

Koordinator DOC/PSC 119 Dinkes Samarinda, Vetrisia, menyampaikan bahwa pengaktifan penuh layanan ini merujuk pada kebijakan dari Kementerian Kesehatan serta instruksi internal dinas terkait pengamanan layanan selama periode Lebaran.

“Pelaksanaan siaga ini didasarkan pada surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan arahan internal dinas dalam rangka menjaga keberlangsungan pelayanan selama libur Idulfitri. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan membentuk enam posko layanan yang didukung oleh tim DOC yang bersifat bergerak,” ujarnya, pada Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, meskipun tidak memiliki titik layanan tetap, tim DOC tetap memberikan pelayanan sepanjang waktu dengan sistem operasional bergiliran.

“Tim DOC tidak berada di satu lokasi tertentu, melainkan bergerak untuk mendukung seluruh posko yang ada. Pelayanan tetap diselenggarakan selama 24 jam tanpa jeda,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, layanan DOC dibagi ke dalam tiga shift setiap hari. Setiap shift diperkuat dua tim yang terdiri dari tenaga medis dan pendukung dengan komposisi lengkap.

“Dalam satu hari terdapat tiga pembagian waktu kerja. Setiap shift diisi oleh dua tim, dan masing-masing tim terdiri dari delapan personel, termasuk dokter, perawat, pengemudi, serta tenaga pendukung lainnya,” katanya.


Selain menangani kondisi darurat, tim DOC juga menyediakan fasilitas sederhana di lapangan, seperti tempat istirahat sementara bagi masyarakat yang mengalami kelelahan, khususnya di sekitar pos pengamanan Lebaran.

“Meskipun tidak berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan permanen, kami tetap menyiapkan tempat istirahat. Hal ini memungkinkan masyarakat yang kelelahan untuk beristirahat sejenak atau mendapatkan penanganan ringan, seperti pemeriksaan tekanan darah,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kasus yang paling sering ditangani selama periode ini umumnya berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas. Namun, layanan tetap terbuka untuk berbagai kondisi darurat lainnya.

“Sesuai dengan ketentuan dalam edaran, perhatian utama memang pada kejadian kecelakaan lalu lintas. Namun demikian, tim DOC tetap melayani seluruh laporan kondisi darurat yang masuk dari masyarakat,” tegasnya.

Dinas Kesehatan juga mencermati adanya kecenderungan peningkatan kasus kesehatan setelah perayaan Lebaran, yang diperkirakan berkaitan dengan perubahan pola hidup masyarakat setelah menjalani puasa selama Ramadan.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jumlah kasus cenderung menurun selama Ramadan, namun meningkat signifikan setelah Lebaran. Hal ini diduga berkaitan dengan perubahan pola makan yang kurang terkontrol pasca puasa,” jelasnya.

Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan layanan yang tersedia apabila membutuhkan pertolongan, sekaligus tetap menjaga kondisi kesehatan selama beraktivitas.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan DOC yang tersedia selama 24 jam. Silakan menghubungi layanan atau mendatangi posko terdekat apabila memerlukan bantuan, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga kesehatan,” pungkasnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar