BorneoFlash.com, SAMARINDA – Polemik mengenai kendaraan dinas pejabat daerah kembali mencuat dan menjadi sorotan di media sosial. Setelah sebelumnya ramai diperbincangkan mengenai mobil dinas mewah milik Gubernur Kalimantan Timur, kini perhatian publik mengarah pada kendaraan yang dikaitkan dengan Wali Kota Samarinda.
Sorotan tersebut muncul setelah beredar informasi mengenai penggunaan mobil Land Rover Defender yang disebut-sebut sebagai kendaraan dinas Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) itu diperkirakan memiliki nilai mencapai Rp2,5 miliar hingga Rp4 miliar.
Menanggapi isu yang berkembang, Andi Harun memberikan penjelasan bahwa mobil tersebut bukan merupakan kendaraan dinas resmi yang melekat pada jabatan wali kota. Ia menegaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan mobil sewaan yang disediakan pemerintah kota untuk mendukung pelayanan bagi tamu penting yang berkunjung ke Samarinda.
“Secara resmi kendaraan dinas wali kota hanya satu unit, yakni sedan Camry yang sudah digunakan sejak masa kepemimpinan wali kota sebelumnya, yakni pada periode Pak Syahrie Jaang,” ujarnya, pada Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, selain kendaraan sedan tersebut, pemerintah kota juga memiliki kendaraan operasional lain yang digunakan untuk menunjang aktivitas lapangan. Salah satunya adalah kendaraan jenis Hilux Double Cabin.
“Selain itu terdapat kendaraan operasional untuk kegiatan lapangan, yaitu Hilux Double Cabin yang digunakan dalam mendukung mobilitas di lapangan,” katanya.
Terkait mobil Land Rover Defender yang ramai diperbincangkan, Andi Harun kembali menegaskan bahwa kendaraan tersebut bukan kendaraan dinas wali kota. Mobil itu disewa oleh pemerintah kota sebagai kendaraan untuk melayani tamu-tamu penting.
“Land Rover Defender yang ramai dibicarakan itu merupakan kendaraan sewaan yang diperuntukkan bagi tamu VIP. Kendaraan tersebut bukan mobil dinas wali kota,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa dalam kondisi tertentu dirinya memang pernah menggunakan kendaraan tersebut, khususnya saat harus menuju lokasi yang sulit dijangkau kendaraan sedan.






