Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia yang dilalui sekitar 20 persen pengiriman minyak dan gas global. Gangguan di kawasan ini memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas pasokan energi internasional.
China dan Rusia Disebut TerlibatDi tengah konflik yang semakin luas, laporan dari CNN menyebut China mulai mempertimbangkan peningkatan dukungan terhadap Iran, termasuk bantuan finansial serta komponen yang berkaitan dengan sistem rudal.
China diketahui merupakan pembeli utama minyak mentah Iran dan memiliki kepentingan besar terhadap keamanan jalur energi di Selat Hormuz.
Sementara itu, Rusia juga dilaporkan memberikan dukungan intelijen kepada Iran, termasuk citra satelit dan data pergerakan pasukan Amerika Serikat.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengecam keras pembunuhan Ali Khamenei dan menyebutnya sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional.
Jika keterlibatan kekuatan besar ini terus meningkat, para pengamat menilai konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel berpotensi berkembang menjadi krisis geopolitik global yang jauh lebih luas. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar