Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani, menegaskan negaranya akan terus melakukan perlawanan hingga agresi dihentikan.
“Kami menjalankan hak melekat untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB hingga agresi barbar ini berhenti. Respons kami sah, perlu, dan proporsional,” ujarnya di markas besar PBB di New York.
Ia menegaskan Iran hanya menargetkan sasaran militer dan tidak bermaksud menyerang warga sipil atau negara tetangga.
“Iran tidak mencari perang dan tidak menginginkan eskalasi. Namun kami tidak akan pernah menyerahkan kedaulatan kami,” katanya.
Ketegangan Selat HormuzDi tengah konflik yang memanas, Iran juga merespons rencana Amerika Serikat yang disebut akan mengerahkan angkatan laut untuk mengawal kapal tanker minyak di Selat Hormuz.
Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Ali Mohammad Naini, bahkan menyatakan Iran siap menghadapi kehadiran konvoi militer Amerika.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar