TP-PKK Kota Balikpapan

Nurlena Rahmad Mas’ud: PKK–Posyandu Balikpapan Perkuat Kolaborasi OPD

lihat foto
Foto Bersama usai pelantikan pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Kota Balikpapan periode 2025–2030, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada Rabu (14/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Foto Bersama usai pelantikan pengurus TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Kota Balikpapan periode 2025–2030, di Auditorium Balai Kota Balikpapan, pada Rabu (14/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
“Anggaran PKK memang sangat sedikit. Karena itu kami melibatkan OPD agar program bisa disinergikan dengan anggaran dan kebijakan yang ada di masing-masing dinas,” jelasnya.

Sementara itu, dalam Tim Pembina Posyandu, kolaborasi lintas sektor menjadi keniscayaan. Posyandu melibatkan enam sektor utama, mulai dari dinas pendidikan, pekerjaan umum, sosial, dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga berencana, dinas pertanahan dan penataan ruang, hingga lingkungan hidup.

“Posyandu itu lintas sektor. Maka kolaborasi harus berjalan agar cita-cita kita dan program dari pusat bisa diimplementasikan di masyarakat,” tegasnya.

Tim Pembina Posyandu Kota Balikpapan masa bakti 2025–2030. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Tim Pembina Posyandu Kota Balikpapan masa bakti 2025–2030. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Menghadapi tahun 2026, Nurlena mengakui tantangan efisiensi anggaran menjadi perhatian serius. Namun, melalui penyatuan program OPD dan Posyandu, ia optimistis program prioritas tetap dapat berjalan tepat sasaran.

“Setiap OPD punya anggaran. Di situlah kita satukan agar program OPD sejalan dengan program Posyandu,” ujarnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar