Manajemen Talenta Berlaku, ASN Kukar yang Abai Data Siap-siap Stagnan

oleh -
Penulis: Ernita Sriana
Editor: Ardiansyah
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR – Penerapan manajemen talenta akan menjadi titik balik keras bagi karier Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kutai Kartanegara (Kukar). 

 

Sistem baru ini tidak lagi memberi ruang pada pola lama yang mengandalkan masa kerja tanpa dukungan kinerja dan kompetensi yang terukur.

 

Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, secara terbuka mengingatkan bahwa ASN yang tidak menyesuaikan diri berisiko tergilas oleh sistem.

 

“Kalau data kinerja dan kompetensi tidak diinput, maka orang itu tidak akan terbaca. Sistem tidak menilai asumsi, tapi bukti,” tegas Sunggono, pada Rabu (14/1/2026).

 

Menurutnya, manajemen talenta adalah mekanisme seleksi alami dalam birokrasi. ASN yang aktif membangun portofolio kinerja akan maju, sementara yang pasif akan tertinggal.

 

“Sekarang ini bukan lagi siapa paling lama, tapi siapa yang punya rekam jejak nyata. Kalau tidak ada eviden, ya nilainya rendah,” ujarnya lugas.

 

Ia menambahkan, seluruh penghargaan, sertifikasi, dan keterlibatan dalam program wajib terdokumentasi. Tanpa itu, sistem tidak akan mengenali potensi pegawai, meskipun yang bersangkutan merasa berpengalaman. 

 

“Banyak yang bekerja, tapi tidak tercatat. Di sistem manajemen talenta, yang tidak tercatat dianggap tidak ada,” katanya.

 

Sunggono menegaskan, rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang menyatakan Kukar layak menerapkan manajemen talenta adalah sinyal berakhirnya zona nyaman ASN.

 

“Ini peringatan keras. Yang tidak berbenah, jangan berharap promosi atau posisi strategis,” tutupnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.