Dispora Kaltim melalui UPTD PPO turut memberi fasilitas berupa rombong seragam bagi para pelaku UMKM di kawasan tersebut.
Langkah ini tidak hanya menjaga kerapian dan kenyamanan area olahraga, tetapi juga menciptakan iklim persaingan yang sehat.
Alda menilai penataan ini mendorong para pedagang untuk lebih inovatif.
“Persaingan sesama pedagang sangat bergantung pada kreativitas masing-masing, misalnya dari sisi kemasan, tampilan, hingga cita rasa produk yang ditawarkan,” jelasnya.
Kegiatan olahraga rutin seperti futsal, bulutangkis, dan basket menjadi momen yang sangat membantu penjualan.
Bahkan, saat berlangsung acara besar seperti car free day yang digelar Bank Indonesia, omzet para pedagang UMKM bisa melonjak berkali lipat.
“Setiap kali ada event olahraga, kawasan UMKM di GOR ini selalu ramai didatangi pembeli,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar