Setiap Jumat, Dinas Perdagangan Balikpapan Beri Pelatihan UMKM 

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan terus mendorong penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program pendampingan. Salah satunya dengan membuka pelatihan rutin setiap Jumat yang berfokus pada pengemasan dan branding produk.

 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan UMKM merupakan pilar utama pembangunan ekonomi. Karena itu, pemerintah berkomitmen membantu para pelaku usaha agar mampu meningkatkan daya saing dan pendapatan masyarakat.

 

“Masalah utama UMKM biasanya ada di modal, pelatihan, dan pemasaran. Dari sisi hilir, Dinas Perdagangan berperan memberikan pendampingan, termasuk pelatihan khusus untuk kemasan dan branding produk. Kami ingin produk UMKM di Balikpapan bisa naik kelas menjadi produk unggulan,” jelas Haemusri, pada Minggu (14/9/2025).

 

Pelatihan ini dibuka untuk seluruh pelaku UMKM di Balikpapan dan dilaksanakan setiap Jumat mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WITA di Kantor Dinas Perdagangan. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan diajarkan cara membuat kemasan menarik, strategi branding, hingga tips memperluas pemasaran.

 

Selain program pelatihan rutin, Haemusri juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir yang menginisiasi Gebyar UMKM Merdeka. 

 

Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menggerakkan ekonomi lokal. “Kegiatan seperti Gebyar UMKM Merdeka memberi multiplier effect yang besar. Ada pelaku usaha yang diberdayakan, masyarakat terlibat, perputaran ekonomi terjadi. Ini bentuk nyata pemberdayaan masyarakat yang patut dicontoh oleh kelurahan lain,” ujarnya.

 

Haemusri berharap, program pelatihan yang dijalankan Disdag maupun inisiatif masyarakat di tingkat kelurahan dapat berjalan berkesinambungan. Dengan begitu, UMKM Balikpapan semakin kuat dan mampu menjadi penopang ekonomi kota.

 

“Harapan kita, ini tidak sampai disini tapi menjadi agenda rutin. Pemerintah mendukung. Ini bisa dicontoh kelurahan lainnya, bagaimana menghidupkan UMKM sehingga pendapatan masyarakat bisa berkembang,” tutupnya.

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.