BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Aspirasi terkait perbaikan drainase dan pemasangan jaringan PDAM kembali mencuat dalam reses Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, di lingkungan RT 41, 42, 43, dan 44 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara.
Ketua RT 43, Suharyanto, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang selama ini telah diberikan. Berbagai kebutuhan warga, mulai dari perbaikan lampu jalan, perbaikan jalan hingga pemasangan air bersih, telah cepat ditindaklanjuti.
“Alhamdulillah, beliau sangat peduli dengan lingkungan kami. Harapan kami kedepan, drainase bisa menjadi prioritas, karena masih banyak yang belum tertangani,” ucapnya saat menggelar Reses DPRD Kota Balikpapan Masa Sidang III Tahun 2024/2025, di RT 43 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, pada Kamis Sore (28/8/2025).
Ia menambahkan, wilayah RT 43 termasuk yang paling luas di Gunung Samarinda, sehingga kebutuhan drainase masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus diperjuangkan bersama.
Keluhan disampaikan Ketua RT 44, Sabariyah. Ia menyoroti kondisi warga Gang Rotan yang sejak puluhan tahun belum bisa menikmati PDAM karena pipa induk belum terpasang. “Akibatnya, warga masih mengandalkan sumur untuk kebutuhan sehari-hari. Harapannya bisa segera direalisasikan,” katanya.
Sementara itu, Isa, warga RT 43, juga mengeluhkan daftar pemasangan baru PDAM yang sudah diajukan sejak belasan tahun namun belum terealisasi. Sedangkan warga RT 41, Karnito, menekankan masalah drainase yang menyebabkan banjir di lingkungannya.
Meski begitu, ia tetap bersyukur karena pemasangan PDAM yang telah diupayakan Halili Adinegara akhirnya bisa dinikmati warga setelah menunggu delapan tahun.
Menanggapi hal tersebut, Halili Adinegara menegaskan bahwa aspirasi warga akan menjadi prioritas perjuangannya. Ia mengaku sempat kaget mengetahui masih ada warga yang sudah mendaftar hingga 10 tahun, namun belum menikmati air bersih, padahal pipa induk berada tepat di depan rumah.
“Alhamdulillah, setelah saya koordinasi dengan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan sebagian meteran sudah dipasang dan sudah bisa digunakan warga. Memang kendalanya ada di pipa induk, karena biayanya cukup besar jika dibebankan ke masyarakat. Insyaallah akan saya perjuangkan,” tegasnya.
Halili yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Balikpapan itu menambahkan, sejak menjabat Ketua LPM dua periode, dirinya sudah banyak merealisasikan pembangunan di wilayah Gunung Samarinda, mulai dari jalan setapak hingga pengecoran jalan.
Tahun 2026, ia memastikan program pelebaran dan pembangunan drainase di RT 41–44 sudah masuk dalam anggaran.
“Semua akan saya prioritaskan untuk kegiatan lingkungan. Saya berharap Dinas Pekerjaan Umum bisa mendukung penuh,” jelas Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan.
Terkait banjir yang kerap melanda kawasan sekitar SMKN 2 hingga Puskesmas, Halili menyebut penyebab utamanya adalah penyempitan jembatan dan drainase yang berada di atas fasilitas umum dan dijadikan bangunan, sehingga harus dibongkar.
“Kalau tidak dibongkar dan dilebarkan, banjir akan terus terjadi. Konsultan sudah saya panggil, dan saya juga koordinasi dengan Dinas PU. Itu sudah dilakukan," ungkap Purnawirawan TNI AD itu.
Plt Camat Balikpapan Utara, Arifdah Kunjtoro, yang turut hadir dalam reses tersebut, menegaskan bahwa pemerintah bersama DPRD akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. “Kami berusaha agar masyarakat Balikpapan bisa hidup lebih nyaman dan baik,” ujarnya.
Kegiatan reses ini juga dihadiri Ketua DPC PKB Balikpapan Michael Adams, Kabid SDA dan Drainase DPU Jen Supriyanto, serta perwakilan Divisi Distribusi Pengairan dan Jaringan Wilayah II bersama Lurah Gunung Samarinda. Ratusan warga antusias menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Balikpapan Halili Adinegara.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar