BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membangun bank sampah sekaligus meluncurkan program sedekah sampah plastik, ditunjukkan Warga RT 34 Jalan Berlian VII, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan.
Peresmian program ini ditandai dengan penandatanganan komitmen warga yang diawali oleh Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, didampingi istri Hj. Siti Kotijah serta peletakan batu pertama pembangunan bank sampah di lingkungan RT 34.
Dalam sambutannya, Bagus menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif warga. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan kebijakan Pemkot Balikpapan yang sebelumnya sudah dituangkan dalam peraturan daerah maupun peraturan wali kota terkait pengelolaan sampah.
“Kita sudah sampaikan melalui peraturan daerah, kemudian dilanjutkan dengan perwali beberapa tahun lalu, agar setiap RT menyiapkan bank sampah. RT 34 hari ini menjadi salah satu contoh yang baik,” jelas Bagus, usai kegiatan di Jalan Berlian VII, Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, pada Minggu (24/8/2025).
Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, khususnya memisahkan sampah organik dan plastik. Sampah plastik, kata Bagus, bisa memberikan nilai tambah jika dikelola dengan baik.
“Sampah plastik ini memiliki nilai ekonomi. Dengan dikelola dari RT setempat, bisa dimanfaatkan untuk mendukung fasilitas lingkungan dan kegiatan warga,” ungkapnya.
Selain soal pengelolaan sampah, Bagus juga mengajak warga untuk memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan. Ia berharap kerja bakti bisa digalakkan rutin setiap minggu, sehingga program pengelolaan lingkungan dapat berjalan berkelanjutan.
“Ini juga bagian dari program ke-9 Pemerintah Kota Balikpapan tentang pengelolaan lingkungan supaya bersih dan sehat. Harapannya, sampah yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar bisa semakin berkurang,” tambahnya.
Bagus optimistis, dengan adanya inisiatif warga mulai dari tingkat RT hingga kelurahan, persoalan pengelolaan sampah di Balikpapan bisa diselesaikan secara bertahap.
“Mudah-mudahan ke depan, pengelolaan sampah di TPA Manggar bisa segera kita atasi bersama,” pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar