Ketua TP PKK Balikpapan: Gempur Stunting untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Emas 2045

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, Hj. Nurlena Mas'ud saat peluncuran program Gempur Stunting di Taman Bekapai Balikpapan, pada hari Minggu (25/5/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan, Hj. Nurlena Mas'ud saat peluncuran program Gempur Stunting di Taman Bekapai Balikpapan, pada hari Minggu (25/5/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
banner 300×250

Nurlena menambahkan bahwa banyak remaja putri saat ini memiliki kadar hemoglobin (HB) yang rendah, di bawah angka ideal 12.

 

“Sebagian besar masih berada di angka 10. Ini perlu kita tingkatkan, karena dari usia remaja inilah kita mulai menyiapkan mereka agar kelak mampu melahirkan generasi yang sehat dan bebas dari stunting,” katanya.

 

Ia juga menekankan bahwa stunting bukan sekadar persoalan pertumbuhan fisik yang terhambat, melainkan menyangkut masa depan anak-anak, termasuk risiko perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, hingga potensi ekonomi.

 

“Menurunkan stunting adalah bentuk investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Kota Balikpapan. Apalagi pada tahun 2045 kita ingin mewujudkan generasi emas Indonesia,” ujarnya penuh semangat.

Peluncuran program Gempur Stunting di Taman Bekapai Balikpapan, pada hari Minggu (25/5/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Peluncuran program Gempur Stunting di Taman Bekapai Balikpapan, pada hari Minggu (25/5/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Program Gempur Stunting atau Gerakan Bersama Posyandu Berantas Stunting merupakan gerakan berbasis komunitas yang melibatkan berbagai pihak, seperti posyandu, tenaga kesehatan, masyarakat, dan pemerintah. Fokus utamanya antara lain Gerakan 100% Balita Ditimbang, serta inisiatif RT sebagai Orang Tua Asuh Balita.

 

“Kita juga dorong kelas ‘Ibu Pintar’ untuk memberikan edukasi dan pelatihan bagi orang tua, agar lebih memahami pentingnya gizi dan pemantauan kesehatan anak. Karena kalau bukan dari kita, siapa lagi yang akan mencerdaskan anak bangsa?” pungkas Hj. Nurlena Mas’ud. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.