Rangkaian kunjungan tersebut akan difokuskan pada penguatan pemahaman teknis di tingkat desa dan kelurahan.
Pemerintah daerah memandang penting koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan kebijakan berjalan optimal di lapangan.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci sukses dalam mengimplementasikan program nasional ini secara merata dan terarah.
“Kami meyakini, dengan dukungan yang solid dari semua pihak, Kalimantan Timur dapat menjadi salah satu wilayah percontohan dalam percepatan pembentukan Kopdeskel Merah Putih. Ini adalah peluang strategis untuk memperkuat struktur ekonomi rakyat dari desa,”tambahnya.
Agenda nasional ini sendiri merupakan bagian dari upaya Kementerian Dalam Negeri dalam menangani tantangan ekonomi di tingkat daerah.
Pembentukan Kopdeskel diproyeksikan menjadi salah satu solusi dalam mendorong stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi secara lokal.
Selain itu, program ini juga ditargetkan membentuk sebanyak 80.000 Kopdeskel di seluruh Indonesia sebagai pilar penguatan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar