Pemkot Samarinda

Wali Kota Andi Harun Terima Kunjungan REI se-Indonesia, Tawarkan Potensi Investasi di Samarinda

zoom-inlihat foto
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan sambutan pada acara Gala Dinner HUT ke-53 REI. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan sambutan pada acara Gala Dinner HUT ke-53 REI. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam menciptakan lingkungan investasi yang mendukung dan kompetitif bagi para pelaku industri properti.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Gala Dinner dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Realestat Indonesia (REI) yang digelar di Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, pada Kamis malam (15/5/2025).

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk menjadi tuan rumah dalam perayaan penting ini, serta menyambut para anggota REI dari seluruh penjuru tanah air. Kota Samarinda kini telah menjadi bagian integral dari konektivitas Tri-City bersama Balikpapan dan Ibu Kota Nusantara (IKN), sebagaimana telah dirumuskan oleh Bappenas,” ujar Andi Harun.

Dalam sambutannya, Andi Harun juga menyoroti kawasan Palaran sebagai wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan IKN.

Ia menyebut kawasan ini memiliki prospek besar untuk pengembangan berbagai jenis investasi, termasuk pembangunan hotel dan infrastruktur properti lainnya.

“Kami berkomitmen untuk menyederhanakan proses perizinan. Saya memahami tantangan-tantangan yang dihadapi dunia usaha, mulai dari ketidakpastian global, tingginya suku bunga, hingga hambatan regulasi. Pemerintah hadir untuk menjadi fasilitator, bukan menjadi penghambat,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Saefudin Zuhri beserta istri, Sekretaris Daerah Kota Samarinda, serta sejumlah pejabat perangkat daerah terkait.


Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Joko Suranto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa industri properti merupakan sektor padat karya yang memiliki keterkaitan dengan lebih dari 140 sektor lainnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kekurangan pasokan (backlog) perumahan di wilayah Kalimantan Timur masih cukup signifikan, yakni sekitar 13 ribu unit.

“Ini merupakan peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan,” jelas Joko.

Lebih lanjut, Joko juga menyinggung salah satu program Presiden terpilih Prabowo Subianto, yakni pembangunan 25 unit rumah di setiap desa dengan anggaran sekitar Rp2,5 miliar per desa.

“Apabila program ini berhasil diimplementasikan, dampaknya akan sangat besar, tidak hanya bagi masyarakat desa, tetapi juga bagi para pelaku usaha di sektor properti,” tambahnya.

Gala Dinner ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor properti nasional, serta memperkenalkan secara langsung potensi investasi yang dimiliki Kota Samarinda kepada para investor. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar