Pemkot Samarinda

65 Persen Pangan Masih Didatangkan dari Luar, Samarinda Dorong Perluasan Lahan Pertanian

lihat foto
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menilai penguatan sektor pangan menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah penduduk di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Saat ini, sekitar 65 persen kebutuhan pangan wilayah tersebut masih dipenuhi dari luar Kalimantan.

Kondisi itu mendorong Pemkot Samarinda mengusulkan perluasan konsep pembangunan kawasan penyangga IKN.

Jika selama ini pengembangan berfokus pada skema Tri City yang mencakup Samarinda, Balikpapan, dan IKN, pemerintah daerah menginginkan cakupannya diperluas menjadi enam wilayah dengan melibatkan Kutai Kartanegara (Kukar) dan Penajam Paser Utara (PPU).

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menjelaskan gagasan tersebut telah disampaikan dalam sejumlah pembahasan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional serta Japan International Cooperation Agency.

Menurut dia, keberadaan Kukar dan PPU sangat strategis dalam mendukung kebutuhan pangan kawasan karena kedua daerah tersebut memiliki ketersediaan lahan yang jauh lebih luas dibanding wilayah lainnya.

“Pemerintah Kota Samarinda mengusulkan agar konsep pengembangan tidak hanya terbatas pada Tri City. PPU dan Kukar perlu menjadi bagian utama dalam skema tersebut karena memiliki potensi lahan yang besar untuk mendukung penyediaan pangan bagi kawasan penyangga IKN,” kata Marnabas, pada Selasa (9/6/2026).

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar