BorneoFlash.com, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mempercepat implementasi transformasi digital di seluruh wilayahnya.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus berkomitmen penuh dalam mewujudkan pemerintahan berbasis digital yang terintegrasi.
Sebagai langkah awal, Kelurahan Digital telah diluncurkan di Kelurahan Loa Bakung pada 10 Agustus 2023.
Pada tahun yang sama, program ini berhasil diimplementasikan dalam 10 proyek percontohan (pilot project) di 10 kelurahan dan 1 kecamatan.
Upaya tersebut berlanjut sepanjang tahun 2024, sehingga hingga saat ini, sebanyak 30 kelurahan dan 6 kecamatan di Samarinda telah sepenuhnya mengadopsi sistem digital.
Pada tahun 2025, seluruh 56 kelurahan dan 10 kecamatan di Kota Samarinda ditargetkan telah sepenuhnya menggunakan layanan digital.
Sejalan dengan transformasi ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga telah melakukan peningkatan literasi digital bagi para pimpinan perangkat daerah.
Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah Pelatihan Digital Leadership Academy, yang diselenggarakan pada 9 dan 13 September 2024, bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Amazon Web Services.
Selain itu, perubahan identitas aplikasi layanan pemerintahan digital juga dilakukan dengan rebranding super app menjadi Samarinda Government (Samagov.id).
Setelah pelatihan tersebut, dilakukan penyusunan peta jalan transformasi digital, yang dibantu oleh Ainun Najib, dan ditandai dengan pelaksanaan kick-off meeting sebagai langkah awal implementasi strategis.
Andi Harun menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar wacana, tetapi harus benar-benar diwujudkan dalam sistem pemerintahan.
"Niat baik harus segera diwujudkan, bukan hanya sebatas wacana. Jika ingin berbicara tentang digitalisasi, seluruh pimpinan OPD harus bersama-sama menggerakkan pemerintahan ini dengan serius dan melengkapi seluruh data yang dibutuhkan," tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa percepatan transformasi digital yang dipimpin oleh Dinas Kominfo dan tim IT yang dinahkodai Ainun Najib harus berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
"Saya meminta seluruh pimpinan OPD untuk lebih serius dalam membenahi sistem data teknis di masing-masing instansi, termasuk di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Perumdam Tirta Kencana, Bank Samarinda, dan Perumda Varia Niaga," pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar