Indra juga menambahkan manfaat lainnya dari kegiatan ini, “Yang kedua juga ini untuk kesehatan kita. Baik wanita maupun pria perlu sirkulasi darah, dimana terciptanya darah baru itu membantu metabolisme tubuh kita berjalan dengan baik. Kemudian yang ketiga untuk mendeteksi penyakit kita, jadi teman-teman nanti akan difasilitasi untuk pemeriksaan VCT & TBC. Ini baik untuk mendeteksi penyakit lebih awal,” ucap Indra menambahkan.
Selain Donor Darah, kegiatan ini juga memberikan screening Voluntary Counseling and Testing (VCT) & Tuberkulosis (TBC) kepada seluruh pekerja dan mitra kerja yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan Donor Darah ini berhasil mengumpulkan total sebanyak 31 Kantong darah dan sebanyak 102 orang turut mengikuti VCT HIV & TBC.
Senada dengan Indra, Section Head Health PT KPI Unit Balikpapan Tzeto Itjong mengatakan bahwa mencegah lebih dini lebih baik dari pada mengobati.
“Saya ucapkan puji syukur kita masih berkumpul pada pagi hari ini dalam keadaan sehat. Mengenai HIV/AIDS ini nanti kawan-kawan diperiksa secara sukarela akan statusnya. Kenapa ini penting, karena untuk mengetahui lebih dini itu lebih baik dari pada sudah berkomplikasi. Nanti juga akan dijelaskan apa yang harus dilakukan apabila hasilnya positif,” jelas Tjeto.
Sementara itu, di tempat terpisah Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Dodi Yapsenang menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh perusahaan.

“Donor Darah ini merupakan kegiatan Donor Darah pertama PT KPI Unit Balikpapan di Tahun 2024. Kegiatan donor sendiri telah menjadi sebuah kegiatan rutin yang terus dibudayakan oleh PT KPI RU V Balikpapan kepada seluruh pekerjanya. Kegiatan Donor Darah, Pemeriksaan VCT HIV & TBC ini dilakukan secara sukarela dari para pekerja,” ujar Dodi.
Dodi berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat baik bagi tenaga kerja PT KPI Unit Balikpapan maupun bagi instansi dan masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh PT KPI Unit Balikpapan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi mereka yang membutuhkan, dan memberikan kesehatan serta pengetahuan bagi para sukarelawan,” tutup Dodi. (*)






