BorneoFlash.com, BALIKPAPAN — PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan operasi dan ketahanan energi di kawasan Indonesia Timur melalui penyelenggaraan Town Hall Meeting (THM) dan Management Walkthrough (MWT) pada malam pergantian tahun menuju 2026.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Besar PT KPI Unit Balikpapan tersebut mengusung tema “Renew, Realign and Rise: Welcoming The Future” dan dirangkaikan dengan pemberian penghargaan GM Cup 2025.
Momentum ini menjadi ajang refleksi kinerja sepanjang tahun 2025 sekaligus penguatan kesiapan operasional kilang dalam menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menyampaikan bahwa berbagai capaian positif yang diraih sepanjang 2025 merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh perwira, yang didukung doa keluarga serta masyarakat sekitar wilayah operasi.
“Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul di hari terakhir tahun 2025. Seluruh pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras yang diiringi doa. Keberhasilan tersebut akan kami laporkan kepada Direksi sebagai bagian dari laporan Satuan Tugas Nataru,” ujar Anto dalam sambutannya, pada kamis (1/1/2026).
Anto mengungkapkan, salah satu capaian strategis Unit Balikpapan adalah peningkatan kapasitas operasi kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari sejak 17 Oktober 2025. Selain itu, Unit Balikpapan juga menjadi pelopor pengembangan sistem CCTV berbasis kecerdasan buatan RUVision, yang kini telah diimplementasikan di seluruh unit PT KPI.
Tak hanya berfokus pada keandalan operasional, sepanjang 2025 PT KPI Unit Balikpapan juga berkontribusi pada agenda transisi energi bersih melalui peluncuran UltraDex, bahan bakar diesel rendah sulfur 10 ppm berstandar Euro V, serta mencatatkan kinerja keuangan dengan capaian profit yang positif.
“Kami berharap seluruh capaian ini dapat menjadi legacy yang kuat bagi PT KPI Unit Balikpapan sebagai fondasi transformasi berkelanjutan ke depan,” tambah Anto.





