DPRD Kutai Kartanegara

Akses Terbatas hingga Retribusi Dikeluhkan, DPRD Kukar Soroti Pengelolaan Tangga Arung Square

lihat foto
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani saat melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tangga Arung, Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani saat melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Tangga Arung, Tenggarong. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR - Pengelolaan Tangga Arung Square (TAS) di Tenggarong menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar)

Sejumlah kendala dinilai masih menghambat aktivitas pasar, mulai dari akses masuk yang terbatas hingga keluhan pedagang terkait biaya retribusi.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menilai kondisi tersebut perlu segera dibenahi agar pasar bisa berfungsi optimal sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat.

Salah satu persoalan utama yang disoroti adalah masih adanya pintu dan portal pasar yang tertutup.

Menurutnya, kondisi ini secara langsung membatasi pergerakan pengunjung dan berdampak pada sepinya aktivitas jual beli.

“Kalau aksesnya dibatasi, orang jadi enggan masuk. Padahal kunci pasar itu keterbukaan akses,” ucap Yani. 

Ia pun mendorong agar seluruh pintu dibuka untuk memberi ruang lebih luas bagi masyarakat mengakses area pasar.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar