KPI Unit Balikpapan Mulai Pit Stop Kilang Balikpapan 2 Tahun 2026, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Keandalan Operasi

oleh -
Editor: Ardiansyah
Jajaran manajemen PT KPI Unit Balikpapan, para pekerja, mitra kerja, serta kontraktor yang terlibat langsung menghadiri proses pemeliharaan kilang di Jl. 113 Sisi Timur RPPK Balikpapan 2, pada Senin (19/1/2026). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan
Jajaran manajemen PT KPI Unit Balikpapan, para pekerja, mitra kerja, serta kontraktor yang terlibat langsung menghadiri proses pemeliharaan kilang di Jl. 113 Sisi Timur RPPK Balikpapan 2, pada Senin (19/1/2026). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan
banner 300×250

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN — PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan resmi memulai rangkaian Pemeliharaan Rutin Kilang Balikpapan 2 Tahun 2026 yang melibatkan ratusan pekerja dan mitra kerja. 

 

Dimulainya kegiatan strategis ini ditandai melalui Grand Safety Talk Pemeliharaan Rutin sekaligus pembukaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2026.

 

Kegiatan berlangsung di Jl. 113 Sisi Timur Ruang Pusat Pengendali Kilang (RPPK) Balikpapan 2, pada Senin (19/1/2026), dan dihadiri jajaran manajemen PT KPI Unit Balikpapan, para pekerja, mitra kerja, serta kontraktor yang terlibat langsung dalam proses pemeliharaan kilang.

 

Pemeliharaan rutin ini menjadi tahapan krusial dalam menjaga keandalan operasi kilang, sekaligus memastikan seluruh aktivitas berjalan dengan standar keselamatan kerja tertinggi di area berisiko tinggi. 

 

Sejalan dengan hal tersebut, PT KPI Unit Balikpapan mengusung tema Bulan K3 Tahun 2026, yakni “Memperkuat Akuntabilitas Pimpinan dan Kepatuhan Pekerja dalam Membangun Budaya HSSE Pertamina yang Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan.”

 

Manager Turn Around PT KPI Unit Balikpapan, Ryan Arianto, dalam laporan kesiapan menyampaikan bahwa Pit Stop Balikpapan 2 Tahun 2026 akan berlangsung selama 27 hari kalender, mulai 19 Januari hingga 14 Februari 2026, dengan sistem kerja 24 jam yang dibagi dalam dua hingga tiga shift.

 

“Total job list yang akan dikerjakan mencapai 481 pekerjaan, meliputi perawatan dan perbaikan 118 stationary equipment, 141 instrument equipment, 6 rotating equipment, serta 16 electrical equipment. Kegiatan ini melibatkan 18 kontraktor dengan estimasi tenaga kerja sekitar 850 pekerja,” jelas Ryan.

 

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan mengedepankan slogan OTOBOSQ (On Time, On Budget, On Safety & Quality), dengan keselamatan sebagai prioritas utama.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.