Ini menandakan bahwa masyarakat kota Balikpapan cukup luar biasa kepeduliannya, guyub serta gotong royong yang manfaatkan bisa untuk pembangunan di Kota Balikpapan. "Kita beri apresiasi yang luar biasa, bersama dengan LPM kita bisa melaksanakan semua ini," ujarnya.
Alwiati menyampaikan bahwa Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak serta Kelurahan Layak Anak merupakan upaya yang dilakukan Pemkot Balikpapan untuk mewujudkan setiap kelurahan, baik perempuan dan laki-laki mempunyai hak untuk mengakses pembangunan, tidak hanya penikmat pembangunan tetapi juga memberikan kontribusi kepada pembangunan.
"Ini bagian dari perwujudan kota kita sebagai kota layak anak dan kita sudah mendapatkan penghargaan dalam kategori utama, salah satu penghargaan yang luar biasa untuk kota kita, karena tidak semua kota di Indonesia mendapatkan penghargaan ini, sehingga ini menjadi kebanggaan bagi semua masyarakat Balikpapan," katanya.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD LPM Kota Balikpapan, Damanhuri mengatakan BBGRM mengangkat nuansa Pancasila, sehingga menjadi ciri khas Bangsa Indonesia. "Gotong royong ini yang menjadi ciri khas Indonesia. Momentum ini sangat penting," ucapnya.
Damanhuri menyampaikan BBGRM ini dapat menguatkan insan LPM agar lebih banyak berkiprah dalam kepentingan masyarakat. "Ini bagian penting dalam menyongsong Balikpapan kedepan menjadi lebih baik," serunya.
Balikpapan ini mempunyai banyak prestasi. "Mari kita mantapkan masyarakat Balikpapan menjadikan Balikpapan yang penuh prestasi. Apapun yang dilakukan pemerintah tanpa adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat, maka tidak mantap," katanya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar