Berita Nasional Terkini

Ekspor Perdana Yogurt ke Vietnam, Kemendag Perkuat Daya Saing Produk Dairy Indonesia

lihat foto
Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) melepas ekspor perdana produk yogurt ke Vietnam senilai 65 ribu dolar AS atau setara Rp1,13 miliar dari PT Cisarua Mountain Dairy Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ra
Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) melepas ekspor perdana produk yogurt ke Vietnam senilai 65 ribu dolar AS atau setara Rp1,13 miliar dari PT Cisarua Mountain Dairy Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026). FOTO: ANTARA/HO-Kemendag/aa.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) melepas ekspor perdana yogurt ke Vietnam senilai 65 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,13 miliar. 

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk memproduksi dan mengekspor produk tersebut dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu.

Direktur Jenderal PEN, Fajarini Puntodewi, menegaskan ekspor ini membuktikan produk dairy Indonesia mampu memenuhi standar internasional sekaligus mengikuti selera pasar global.

“Langkah ini memperkuat posisi dan daya saing yogurt nasional di pasar Vietnam dan Asia,” ujarnya.

Kemendag mencatat kinerja ekspor produk olahan susu Indonesia terus tumbuh. Pada 2025, Indonesia membukukan nilai ekspor sebesar 71,68 juta dolar AS dengan pertumbuhan 2,35 persen sepanjang 2021–2025.

Pada Januari–Februari 2026, Indonesia meningkatkan ekspor produk olahan susu hingga mencapai 14,81 juta dolar AS atau naik 63,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk komoditas yogurt, Indonesia mencatat nilai ekspor 1,45 juta dolar AS atau tumbuh 50,30 persen secara tahunan.

Kemendag terus mendorong perluasan akses pasar dan peningkatan daya saing produk nasional. Pemerintah menyediakan berbagai fasilitas seperti misi dagang, pameran internasional, business matching, serta pelatihan bagi eksportir untuk memenuhi standar mutu global.

“Kami mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi agar produk Indonesia semakin kompetitif di pasar global,” kata Puntodewi. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar