Berita Nasional Terkini

Bulog Libatkan BEM SI, Stok Beras Nasional 5,2 Juta Ton Dipastikan Aman dan Melimpah

lihat foto
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan langsung kondisi stok beras yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada sejumlah BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). FOTO: ANTARA/Harianto
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menunjukkan langsung kondisi stok beras yang dikelola di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, kepada sejumlah BEM Seluruh Indonesia, di Jakarta Utara, Rabu (6/5/2026). FOTO: ANTARA/Harianto

BorneoFlash.com, JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengajak BEM Seluruh Indonesia meninjau langsung stok cadangan beras pemerintah di Gudang Bulog Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Langkah ini bertujuan memastikan transparansi sekaligus menunjukkan kondisi pangan nasional yang aman dan melimpah.

Rizal menyatakan Bulog melibatkan mahasiswa agar publik mendapatkan informasi objektif. Ia menegaskan stok beras nasional mencapai 5,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Bulog juga mengisi gudang dari hasil panen dalam negeri dengan HPP gabah kering panen (GKP) Rp6.500 per kilogram.

Gudang Bulog Sunter saat ini terisi sekitar 98 persen dari kapasitas 355 ribu ton atau sekitar 350 ribu ton. Tingginya stok membuat Bulog menyewa gudang tambahan di Tangerang dan Banten, serta menempatkan sekitar 140 ribu ton beras untuk menjaga distribusi dan stabilitas harga.

Perwakilan BEM SI, Emon Wirawan, menilai ketahanan pangan Indonesia dalam kondisi baik setelah melihat langsung di lapangan. Ia memastikan isu keraguan stok beras tidak sesuai fakta dan mengajak masyarakat tetap optimistis.

Hani Fatimah dari Universitas Trilogi menyebut stok beras cukup aman menghadapi potensi El Niño hingga satu tahun ke depan.

Sementara itu, Zakir Ramdani menilai kondisi gudang yang penuh membuktikan target swasembada beras yang disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah tercapai.

 Ia menegaskan mahasiswa akan terus mengawasi pasokan dan mengajak masyarakat menjaga ketahanan pangan nasional. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar