Berita Kalimantan Timur

BRGM Bersama TNI AU Komitmen Pulihkan Gambut dan Mangrove 

lihat foto
Sekretaris BRGM, Ayu Dewi Utari bersama Aspotdirga Marsekal Muda TNI Adi Wijaya melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan Pantai Lanud Dhomber Balikpapan, Sabtu (2/3/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Sekretaris BRGM, Ayu Dewi Utari bersama Aspotdirga Marsekal Muda TNI Andi Wijaya melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan Pantai Lanud Dhomber Balikpapan, Sabtu (2/3/2024). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Ekosistem gambut dan mangrove merupakan salah satu ekosistem terbesar di Indonesia, dengan lahan gambut seluas 13,9 juta hektare dan mangrove seluas 3,36 juta hektare.

Kedua ekosistem ini memiliki peran penting dalam siklus hidrologi, habitat keanekaragaman hayati, sumber pangan hingga mitigasi perubahan iklim, terutama dalam menyimpan cadangan karbon. Ekosistem mangrove mampu menyimpan cadangan karbon 3 - 5 gigaton sedangkan gambut dapat menyimpan cadangan karbon sebesar 40 gigaton, lebih besar dari ekosistem mangrove.

Namun seiring berjalannya waktu, pemanfaatan ekosistem tersebut tidak sejalan dengan pemeliharaannya. Tantangan terbesar dalam

Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM)

adalah alih fungsi lahan menjadi daerah industri, pemukiman dan tambak.

Selain itu, adat istiadat masyarakat dalam pembukaan lahan menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya kebakaran di lahan gambut. Melihat kondisi ini, perlunya kolaborasi antara BRGM dengan para pihak dalam upaya mempercepat pelaksanaan restorasi gambut dan rehabilitasi mangrove.

BRGM bekerjasama dengan TNI AU berkomitmen dalam pelaksanaan pemulihan gambut dan mangrove. Komitmen ini dilaksanakan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang turut dihadiri oleh Sekretaris BRGM, Ayu Dewi Utari sebagai pihak pertama dan Aspotdirga TNI AU, Marsekal Muda TNI Andi Wijaya sebagai pihak kedua dalam rangka dalam rangka menjaga ketahanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Lanud Dhomber Balikpapan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (02/03/2024).

Ayu menyebutkan bahwa selama tahun 2021-2024, BRGM bertugas dalam percepatan rehabilitasi ekosistem mangrove di Provinsi Kalimantan Timur yang merupakan salah satu wilayah kerja BRGM.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar