Alpukat merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin dan mineral. Setiap porsi alpukat memberi lebih dari 20 vitamin dan mineral penting, termasuk folat, magnesium, potasium, vitamin C, dan vitamin B lainnya. Alpukat juga memiliki lebih banyak protein dan mengandung lebih sedikit gula.
Lemak tak jenuh tunggal yang juga terkandung di dalam alpukat, penting untuk kesehatan jantung. Mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal dapat membantu mendukung tekanan darah yang sehat, sehingga berpotensi menurunkan risiko gangguan kognitif di kemudian hari.
3. Buah Beri
Buah beri seperti blackberry, blueberry, dan stroberi kaya akan antosianin dan kandungan flavonoid lain yang dapat meningkatkan fungsi memori di otak.
Sebuah studi di Harvard’s Brigham and Women’s Hospital menyebutkan, perempuan yang mengonsumsi dua porsi atau lebih stroberi dan blueberry setiap minggu mengalami perlambatan penurunan memori hingga dua setengah tahun.
4. Pisang
Pisang memiliki konsentrasi triptofan yang sangat tinggi. Triptofan adalah asam amino yang digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan berbagai protein penting . Dua protein terpenting yang dihasilkan oleh triptofan adalah melatonin dan serotonin.
Melatonin penting untuk mengatur siklus tidur harian, dan serotonin mengatur nafsu makan, suasana hati, hingga dorongan seks. Serotonin juga dapat meningkatkan kapasitas memori otak, Beauties.
5. Jambu Biji
Selanjutnya adalah jambu biji. Manfaat utama jambu biji adalah konsentrasi vitamin A, vitamin C, vitamin B3 (niasin), dan vitamin B6 (piridoksin) yang sangat tinggi. Selain itu, jambu biji memiliki banyak karotenoid dan polifenol.
Karotenoid dapat melewati penghalang darah-otak dan dikenal sebagai agen antioksidan dan anti-inflamasi yang sangat kuat.
Sifat-sifat ini memberikan banyak dukungan untuk sistem saraf dengan melindunginya dari radikal bebas, peradangan, dan kerusakan DNA.
Polifenol bermanfaat karena sifat neuroprotektifnya yang dapat membantu mencegah kerusakan neurotoksin.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar