Tips Kesehatan

Bisa Tingkatkan Daya Ingat, Berikut 5 Buah-buahan Segar yang Baik untuk Kesehatan Otak

lihat foto
Ilustrasi, Buah-buahan Segar yang Baik untuk Kesehatan Otak
Ilustrasi, Buah-buahan Segar yang Baik untuk Kesehatan Otak

BorneoFlash.com, KESEHATAN - Otak menjadi salah satu bagian tubuh yang penting dijaga kesehatannya, Beauties. Menjaga kesehatan otak sama saja dengan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun tak dipungkiri, ada banyak masalah kesehatan pada otak, salah satunya adalah daya ingat yang menurun.

Banyak faktor yang membuat daya ingat menurun, salah satunya karena bertambahnya usia yang semakin tua. Hal tersebut terjadi akibat fungsi saraf yang tidak lagi optimal karena aliran darah ke otak berkurang.

Sebab itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan otak selagi masih muda. Salah satunya dengan hidup sehat dengan mengatur asupan makanan yang bergizi.

Dikutip BorneoFlash.com dari laman Mayo Clinic, makanan yang mengandung lemak sehat serta berbagai makanan nabati yang kaya fitonutrien baik untuk otak.

Fitonutrien sendiri adalah senyawa antioksidan yang ada dalam berbagai tanaman. Yang mana, senyawa ini dapat membantu memperlambat proses penuaan serta mengurangi risiko berbagai penyakit, termasuk penyakit otak.

Selain makanan, ada berbagai jenis buah yang baik dikonsumsi untuk kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat.

Mengutip dari berbagai sumber, Berikut 5 Buah-buahan Segar yang Baik untuk Kesehatan Otak:

1. Apel

Mengutip dari laman Mosh, Apel memiliki banyak kandungan quercetin di dalamnya. Quercetin sendiri merupakan flavonol yang termasuk ke dalam kelas polifenol flavonoid. Manfaat quercetin adalah membantu melindungi sel-sel pembuluh darah otak dari stres oksidatif.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan, konsumsi apel setiap hari dapat membantu menurunkan risiko Alzheimer dan demensia.

Para peneliti juga menemukan bahwa memasukkan apel ke dalam makanan sehari-hari dapat melindungi sel-sel neuron dari neurotoksisitas akibat stres oksidatif, dan berperan penting dalam mengurangi risiko gangguan neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer.


2. Alpukat

Alpukat merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin dan mineral. Setiap porsi alpukat memberi lebih dari 20 vitamin dan mineral penting, termasuk folat, magnesium, potasium, vitamin C, dan vitamin B lainnya. Alpukat juga memiliki lebih banyak protein dan mengandung lebih sedikit gula.

Lemak tak jenuh tunggal yang juga terkandung di dalam alpukat, penting untuk kesehatan jantung. Mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal dapat membantu mendukung tekanan darah yang sehat, sehingga berpotensi menurunkan risiko gangguan kognitif di kemudian hari.

3. Buah Beri

Buah beri seperti blackberry, blueberry, dan stroberi kaya akan antosianin dan kandungan flavonoid lain yang dapat meningkatkan fungsi memori di otak.

Sebuah studi di Harvard’s Brigham and Women’s Hospital menyebutkan, perempuan yang mengonsumsi dua porsi atau lebih stroberi dan blueberry setiap minggu mengalami perlambatan penurunan memori hingga dua setengah tahun.

4. Pisang

Pisang memiliki konsentrasi triptofan yang sangat tinggi. Triptofan adalah asam amino yang digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan berbagai protein penting . Dua protein terpenting yang dihasilkan oleh triptofan adalah melatonin dan serotonin.

Melatonin penting untuk mengatur siklus tidur harian, dan serotonin mengatur nafsu makan, suasana hati, hingga dorongan seks. Serotonin juga dapat meningkatkan kapasitas memori otak, Beauties.

5. Jambu Biji

Selanjutnya adalah jambu biji. Manfaat utama jambu biji adalah konsentrasi vitamin A, vitamin C, vitamin B3 (niasin), dan vitamin B6 (piridoksin) yang sangat tinggi. Selain itu, jambu biji memiliki banyak karotenoid dan polifenol.

Karotenoid dapat melewati penghalang darah-otak dan dikenal sebagai agen antioksidan dan anti-inflamasi yang sangat kuat.

Sifat-sifat ini memberikan banyak dukungan untuk sistem saraf dengan melindunginya dari radikal bebas, peradangan, dan kerusakan DNA.

Polifenol bermanfaat karena sifat neuroprotektifnya yang dapat membantu mencegah kerusakan neurotoksin.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar