PT KPI Unit Balikpapan

KPI Unit Balikpapan Sosialisasi dan Beri Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme di Baru Tengah

lihat foto
Sosialisasi dan Pelatihan pembuatan Eco-Enzyme Oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan bersama kelompok binaan Pelita Borneo 38 di Rumah Kreatif milik kelompok binaan Kelurahan Baru Tengah Balikpapan Barat, Senin (16/10/2023). Foto: H
Sosialisasi dan Pelatihan pembuatan Eco-Enzyme Oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan bersama kelompok binaan Pelita Borneo 38 di Rumah Kreatif milik kelompok binaan Kelurahan Baru Tengah Balikpapan Barat, Senin (16/10/2023). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan.
Dukungan dari berbagai pihak terlihat dengan hadirnya Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kecamatan Balikpapan Barat, Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kelurahan Baru Tengah, Warga RT 38 Baru Tengah, serta diikuti juga oleh anggota kelompok binaan lain dari PT KPI yaitu Kelompok Rawabening dan Wasiat Ria Manuntung 13.

Lurah Baru Tengah Eddy Mulyono sangat berterima kasih atas kehadiran Pertamina u

ntuk melakukan pelatihan ini. “Saya sudah coba memang di rumah saya bagaimana pembuatan eco-enzyme ini, tapi sepertinya belum menggunakan takaran yang sesuai. Kadang menimbulkan aroma tidak sedap bahkan sudah lebih dari tiga bulan, setelah dijelaskan bagaimana cara menangani pembuatan eco-enzyme baru saya paham dimana letak kesalahan saya,” tutup Eddy.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin dalam sambutannya menyampaikan “Kita memiliki tanggung jawab besar untuk melestarikan lingkungan sekitar kita. Tujuan PT KPI dan Pelita Borneo 38 ingin mengedukasi masyarakat yang hadir, untuk mengurangi penumpukan sampah organik rumah tangga. Hal ini dapat dilakukan dengan mengolah limbah tersebut menjadi eco-enzyme,” jelas Chandra.

Sosialisasi dan pelatihan pembuatan Eco-Enzyme ini merupakan bentuk dukungan yang diberikan oleh KPI bersama Pelita Borneo 38 dalam mengurangi permasalahan sampah.

Permasalahan tersebut diantaranya bau tidak sedap, penumpukan sampah yang mencemari lingkungan dan mengurangi terbentuknya gas metana sebagai sumber pemicu pemanasan global.

Sosialisasi dan Pelatihan pembuatan Eco-Enzyme Oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan bersama kelompok binaan Pelita Borneo 38 di Rumah Kreatif milik kelompok binaan Kelurahan Baru Tengah Balikpapan Barat, Senin (16/10/2023). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan.
Pelatihan pembuatan Eco-Enzyme Oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan bersama kelompok binaan Pelita Borneo 38 di Rumah Kreatif milik kelompok binaan Kelurahan Baru Tengah Balikpapan Barat, Senin (16/10/2023). Foto: HO/KPI Unit Balikpapan.

“Harapannya bahwa masyarakat memiliki kesadaran yang lebih tinggi lagi terkait pengelolaan limbah sampah organik pada tingkat keluarga,” ujarnya.

Masyarakat juga diharapkan dapat mengerti lebih dalam lagi terkait pembuatan dan penggunaan eco-enzym.

“Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan potensi yang ada dari sampah yang mereka hasilkan sehari – hari,” Pungkas Chandra. (

*)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar