Melalui pelatihan BLKI Balikpapan, para peserta akan mendapatkan sertifikat kompetensi kerja. "Jangan berpikir setelah lulus di BLKI ini bukan berarti anda langsung kerja. Penekanan disini anda sebenarnya harus menjadi wiraswasta. Itu yang kita dorong, supaya anda mandiri," terangnya.
Diddy berpesan kepada peserta agar dapat menggunakan kesempatan ini dengan baik, manfaatkan dengan baik, karena anda adalah orang yang beruntung tidak bisa semua orang bisa masuk ke tempat ini.
"Insyaallah, anda adalah bagian dari pencipta lapangan kerja bukan pencari kerja. Dengan kemandirian anda bisa menciptakan lapangan kerja. Itu yang ditekankan. Anak-anak muda harus kreatif, harus berani tidak jamannya lagi anda menunggu," tegasnya.
Kepala UPTD BLKI Balikpapan, Suryaningsih, mengatakan pelatihan ini diselenggarakan salah satunya berdasarkan program pelatihan yang mengacu pada standar kompetensi kerja.
Pelatihan berorientasi berdasarkan pasar kerja, yang bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat Provinsi Kalimantan Timur, untuk mampu bekerja atau hidup mandiri sehingga dapat menekan angka pengangguran.
"Meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja dan sebagai pencari kerja agar mudah terserap di lapangan kerja, berbasis industri," ungkapnya.
Suryaningsih menjelaskan, selama mengikuti pelatihan seluruh peserta disediakan bahan pelatihan yakni mendapatkan pakaian kerja, handpod modul, alat tulis dan makan siang.
"Segala biaya yang dikeluarkan berkenaan dengan ditetapkan keputusan ini dibebankan pada DTA APBD Disnakertrans Provinsi Kaltim tahun anggaran tahun 2023," terangnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar