DPRD Kota Balikpapan

Andi Arif Agung: Pentingnya Turut Serta Orang Tua Dalam Penguatan Sumber Daya Manusia

lihat foto
Andi Arif Agung : Penguatan Sumber Daya Manusia Jadi Tugas Besar Pemerintah Foto: Niken/BorneoFlash.com
Andi Arif Agung : Penguatan Sumber Daya Manusia Jadi Tugas Besar Pemerintah Foto: Niken/BorneoFlash.com

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Balikpapan, dalam rangka untuk penguatan Sumber Daya Manusia yang menjadi tugas besar pemerintah.

"Bagaimana menginvestasikan, baik regulasi infrastruktur, anggaran untuk menciptakan sumber daya manusia Balikpapan yang lebih kompetitif," jelas Anggota DPRD Balikpapan, Andi Arif Agung, Selasa (4/4/2023).

Salah satunya hal yang paling mendasar, bagaimana anak-anak didik dibutuhkan sebuah pola pendampingan belajar yang jauh lebih efektif, belajar bukan hanya disekolah saja yang waktunya terbatas tapi sekolah sesungguhnya itu di rumah.

"Sasarannya itu bukan hanya anak tetapi lebih kepada orang tua, dalam rangka untuk melakukan pendampingan kepada anak-anak minimal menemani anak-anak saat belajar," ucap Politisi Partai Golkar Balikpapan.

Oleh Karenanya, anak-anak mempunyai waktu belajar, waktu bermain termasuk waktu istirahat. Sehingga, tugas orang tua yang membuatkan program untuk mengatur waktu anak-anak menjadi lebih maksimal.

Dengan adanya program jam wajib belajar masyarakat dari pukul 19.00-21.00 WITA yang digunakan untuk belajar pelajaran sekolah, mengaji maupun literasi.

"Ini harapannya seperti, itu ketika ini kemudian dilembagakan, dibuat secara regulasi walaupun nanti mungkin dalam bentuk surat edaran. Minimal ada langkah progresif dalam rangka untuk penguatan sumber daya manusia," ungkapnya.

Salah satunya program yang sudah berjalan saat Pandemi Covid 19, adanya WiFi gratis di tingkat RT, dalam rangka membantu anak-anak untuk belajar secara daring.

"Program WiFi gratis dihadirkan dan harusnya disosialisasikan Kominfo, bagaimana aplikasinya lebih terarah dan bijaksana, karena dengan WiFi gratis ini masyarakat dapat mengakses semua kemajuan teknologi dalam konteks, untuk literasi atau pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat digunakan tepat sasaran dan waktu, sehingga tidak digunakan anak-anak bermain game. Inilah harapan-harapannya," jelasnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar