“Yang paling menyentuh sekali bahkan ada beberapa warga yang rela tidur di teras depan rumah apabila terjadi hujan,” ujarnya.
Meskipun memang terkadang banyak problem dan kendala dalam penanganan yang berhubungan dengan infrastruktur, mulai dari lamanya hasil kajian yang dikeluarkan oleh tim perumus di lapangan, belum lagi mengenai anggaran.
“Masyarakat juga harus mengetahui kapan kira kira penanganan longsor ini di kerjakan dan saya rasa ini penting untuk disampaikan agar masyarakat tahu,” ungkapnya.
Sebagai Ketua LPM Graha Indah menjaga agar jangan sampai masyarakat menilai seolah-olah ada pembiaran penanganan longsor ini, tidak ada tanggapan serius, walaupun terkadang dinas-dinas terkait berkumpul di lokasi ini.
Meskipun, Pemkot telah memberikan bantuan biaya sewa kontrakan kepada warga yang mengalami rumah rusak berat.
“Kami tidak tau kapan kira kira pekerjaan penanganan longsor ini dilaksanakan. Kami penginnya ada tanggap darurat,” jelas Shidiq Ketua LPM Graha Indah.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan, Rafiuddin saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan jika Pemkot Balikpapan telah menindaklanjuti penanganan longsor yang terjadi Jalan Sangga Buana. Berharap, longsor ini segera ditangani agar tidak berdampak ke lainnya seperti akses jalan umum.
“Hari ini telah dirapatkan kembali terkait penanganan longsor ini dengan Dinas terkait dan dipimpin oleh Bapak Asisten I di Kantor Pemkot,” jelasnya.





