BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Longsor yang terjadi di Jalan Sanga Buana Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara, berdampak kepada beberapa rumah warga, untuk segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
Pasalnya, jika tidak segera ditindaklanjuti, dikhawatirkan akan ada dampak yang lebih besar lagi. Pernyataan ini yang disampaikan Ketua LPM Graha Indah Shidiq Nur Alam, kepada BorneoFlash.com, Senin (13/3/2023).
Shidiq beserta warga mendorong optimalisasi kinerja serta langkah yang konkret dari Pemkot terutama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota balikpapan, untuk segera mempercepat penanganan longsor yang terjadi di Kedua RT 35 dan RT 52.
Terdapat tiga rumah yang rusak berat karena longsor ini dan belasan rumah retak-retak. Bahkan, badan jalan pun terkena dampak dari longsor ini.
Ketua LPM Graha Indah bersama Lurah Graha Indah dan Ketua RT 52 Kelurahan Graha Indah meninjau kembali lokasi longsor di RT 52, karena mendapatkan laporan dari warga setelah hujan lebat turun terjadi pergerakan yang mengakibatkan beberapa rumah warga di sekitar longsor mengalami keretakan. Semula keretakan rumah warga yang terjadi hanya 1 cm melebar menjadi 2-3 cm.
“DPU dapat segera menindaklanjuti hal ini sebagai proteksi atau pencegahan agar bencana yang lebih besar dapat diantisipasi sejak dini. Jangan sampai ada korban kembali akibat lambatnya penangan longsor ini,” ucapnya.
Ia berharap agar bencana longsor tidak terjadi lagi di kedua RT tersebut dan harapan ini telah sampaikan juga ke Lurah, Camat, serta dinas dinas terkait.
Apalagi saat ini, Kota Balikpapan diguyur dengan curah hujan tinggi, sehingga ini selalu menjadi kekhawatiran warga yang bermukim di sekitar area longsor.