KKN di Desa Penari

Diadaptasi dari Kisah Nyata, Berikut Fakta Menarik Film KKN di Desa Penari

lihat foto
Tangkapan layar YouTube MD Pictures.
Tangkapan layar YouTube MD Pictures.
Diambil dari kisah nyata

Seperti diketahui, akun Twitter dengan nama SimpleMan pernah menulis dua thread cerita KKN di Desa Penari. Ia mengunggah dalam dua versi yaitu versi Widya dan versi Nur, yang diunggah pada tahun 2019.

Awalnya akun tersebut tak ingin mempublikasikan ceritanya. Namun akhirnya ia bercerita karena banyak pelajaran yang bisa diambil dari cerita tersebut.

Di awal cerita, diungkap perspektif Widya (di film diperankan oleh Adinda Thomas), mahasiswi yang ikut KKN tahun 2009. Sejak awal, ibunda Widya melepas putrinya untuk KKN di desa yang disamarkan dengan inisial "W", kota B, dan terletak di kabupaten K.

"Perasaan ibu gak enak, apa tidak bisa diundur satu tahun lagi," begitu kata sang ibu, yang akhirnya merestui kepergian anaknya dengan hati berat. Begitu masuk ke desa ini, sejumlah kejanggalan mulai menerpa Widya.

Yang pertama, saat perjalanan menelusuri hutan untuk menuju desa ini, Widya mendengar sayup suara gamelan. Ia juga merasakan perjalanan yang begitu lama sekitar satu jam lebih. Menurut yang lain, waktu tempuhnya hanya sekitar setengah jam.

Selain Widya, Nur (di film dimainkan oleh Tissa Biani) juga mengalami hal serupa, yang tak cuma bisa mendengar suara gamelan, tapi juga melihat sejumlah penari di pinggir jalan.

Salah satu momen paling mengerikan, terjadi saat Widya dan Nur bergantian membersihkan diri di kamar mandi. Nur pertama masuk untuk mandi. Di luar, Widya mencium bau kemenyan. Dari dalam, terdengar suara perempuan yang menyenandungkan lagu yang menyerupai sebuah kidung Jawa.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar