"Kegiatan ini untuk membangkitkan kembali para pelaku seni yang selama pandemi covid tidak bisa berkesenian dan juga berdampak pada ekonomi," paparnya.
Seharusnya pentas seni budaya wayang kulit ini digelar sebelum HUT ke 125 Balikpapan, karena kasus Covid masih meningkat di Kota Balikpapan. Maka, pagelaran baru bisa terlaksana.
Kegiatan yang digagas oleh Ikapakarti ini dapat memberikan semangat baru kepada pelaku seni agar bisa lebih produktif lagi sehingga dapat membangkitkan kembali perekonomian.
"Mudah-mudahan kegiatan ini membuat suasana Kota Balikpapan yang selama ini sepi dengan kegiatan berkesenian, khususnya kesenian daerah yang ada di Kota Balikpapan agar bisa bergairah lagi," ungkapnya.
Saat ini masih masa transisi, aktivitas masyarakat sebelumnya dibatasi namun saat ini pemerintah sudah mulai melonggarkan. Kalau pelaksanaan malam ini berjalan dengan lancar dan sukses, kemudian tidak ada kejadian apa-apa.
"Tentu ini menjadi penyemangat bagi para pelaku seni lain untuk bisa melaksanakan kegiatan serupa," ucapnya.
Saat pagelaran seni wayang akan dimulai Ketua DPRD Balikpapan H Abdulloh memberikan wayang kepada ketiga dalang tersebut.
Kegiatan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan Muhaimin dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekda Balikpapan Slamet Pujiono.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar