DPRD Kota Balikpapan

Pagelaran Wayang Memberikan Semangat Kepada Para Pelaku Seni Budaya   

lihat foto
Pagelaran seni wayang semalam suntuk yang digelar di Halaman parkir rumah dinas Ketua DPRD Balikpapan, Sabtu (26/3/2022) malam. Foto: BorneoFlash.com/Niken.
Pagelaran seni wayang semalam suntuk yang digelar di Halaman parkir rumah dinas Ketua DPRD Balikpapan, Sabtu (26/3/2022) malam. Foto: BorneoFlash.com/Niken.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan bersama Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Balikpapan menggelar pagelaran seni wayang semalam suntuk yang digelar di Halaman parkir rumah dinas Ketua DPRD Balikpapan, Sabtu (26/3/2022) malam.

Pagelaran wayang yang menampilkan tiga dalang Kota Balikpapan yakni Ki Ferdyan Trisangga, Ki Gilang Wisnu Carito dan Ki Wahyudi dengan lakon Pandawa Sajen.

Sebelum pagelaran seni berlangsung, dilaksanakan pemadam lampu serentak dan peralatan elektronik (Switch off) selama satu jam dalam rangka mendukung kegiatan Earth Hour 2022.

Ketua DPRD Balikpapan H Abdulloh sekaligus sebagai Ketua Ikapakarti Kota Balikpapan mengatakan, pagelaran ini memberikan semangat bagi pelaku seni budaya khususnya wayang kulit Kota Balikpapan untuk semakin berkembang dan lebih baik.

"Pelaku seni jangan pernah merasa putus asa. Inilah saatnya Ikapakarti Balikpapan maupun Kalimantan Timur (Kaltim), siap untuk menyongsong pagelaran wayang kulit dan budaya-budaya Kaltim lainnya," serunya.

Sebanyak 129 paguyuban di Kota Balikpapan bisa bersatu padu dan berpartisipasi, untuk bisa menyongsong Balikpapan sebagai Kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kita optimis perekonomian di Kota Balikpapan akan semakin baik dan maju, untuk masa depan Kota Balikpapan yang lebih sejahtera, adil dan makmur," serunya.

Sekda Balikpapan saat menghadiri pagelaran seni budaya menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai rasa syukur bahwa pandemi Covid-19 sudah mulai menurun.

Pagelaran seni wayang ini merupakan rangkaian dari Hari Ulang Tahun (HUT) ke 125 Kota Balikpapan.


"Kegiatan ini untuk membangkitkan kembali para pelaku seni yang selama pandemi covid tidak bisa berkesenian dan juga berdampak pada ekonomi," paparnya.

Seharusnya pentas seni budaya wayang kulit ini digelar sebelum HUT ke 125 Balikpapan, karena kasus Covid masih meningkat di Kota Balikpapan. Maka, pagelaran baru bisa terlaksana.

Kegiatan yang digagas oleh Ikapakarti ini dapat memberikan semangat baru kepada pelaku seni agar bisa lebih produktif lagi sehingga dapat membangkitkan kembali perekonomian.

"Mudah-mudahan kegiatan ini membuat suasana Kota Balikpapan yang selama ini sepi dengan kegiatan berkesenian, khususnya kesenian daerah yang ada di Kota Balikpapan agar bisa bergairah lagi," ungkapnya.

Saat ini masih masa transisi, aktivitas masyarakat sebelumnya dibatasi namun saat ini pemerintah sudah mulai melonggarkan. Kalau pelaksanaan malam ini berjalan dengan lancar dan sukses, kemudian tidak ada kejadian apa-apa.

"Tentu ini menjadi penyemangat bagi para pelaku seni lain untuk bisa melaksanakan kegiatan serupa," ucapnya.

Saat pagelaran seni wayang akan dimulai Ketua DPRD Balikpapan H Abdulloh memberikan wayang kepada ketiga dalang tersebut.

Kegiatan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan Muhaimin dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekda Balikpapan Slamet Pujiono.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar