Berita Kaltim Terkini

Dari Balikpapan, Mendikdasmen Luncurkan Akselerasi Revitalisasi Sekolah: Target 71 Ribu Satuan Pendidikan pada 2026

lihat foto
Penyerahan program revitalisasi satuan pendidikan untuk Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Balikpapan Sport and Convention Center  (BSCC)/DOME, pada Jumat (5/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penyerahan program revitalisasi satuan pendidikan untuk Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Jumat (5/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Suasana acara juga dibuat meriah dan menyenangkan bagi para siswa, sejalan dengan semangat Gerakan Hidup Asri aman, sehat, resik, dan indah yang digagas Presiden dan diterapkan di lingkungan sekolah.

Secara nasional, anggaran revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 yang telah berjalan mencakup 11.744 sekolah dengan total anggaran Rp14 triliun.

Pemerintah juga tengah mengajukan tambahan anggaran untuk 60.000 satuan pendidikan yang telah mendapat dukungan Komisi X DPR RI dan sedang dalam proses persetujuan Kementerian Keuangan.

“Kalau semuanya dapat kita terima anggarannya, tahun ini kita akan melakukan revitalisasi untuk 71.744 satuan pendidikan,” tegas Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti menjelaskan, revitalisasi dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Bentuknya bervariasi, mulai dari perbaikan bangunan rusak berat, penambahan ruang kelas, pembangunan laboratorium, hingga fasilitas penunjang lainnya.

lihat foto
Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Saat meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan untuk Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Balikpapan Sport and Convention Center  (BSCC)/DOME, pada Jumat (5/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Saat meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan untuk Kota Balikpapan, Kota Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser Utara di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME, pada Jumat (5/6/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Untuk 2026, pemerintah menetapkan tiga prioritas utama, sekolah terdampak bencana alam, terutama di Sumatra dan sejumlah daerah lain di Indonesia; sekolah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T); sekolah dengan kondisi rusak berat yang membutuhkan perbaikan segera. “Prioritas tahun 2026 ini sudah mulai berjalan,” jelasnya.

Peluncuran dari Balikpapan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di wilayah terdampak bencana dan daerah 3T, demi memastikan setiap anak Indonesia belajar di lingkungan yang aman dan layak. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar