DPRD Kutai Kartanegara

Rahmat Dermawan: Keberhasilan Pembangunan Tak Cukup Diukur dari Banyaknya Proyek

lihat foto
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana
Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan. Foto: BorneoFlash/Ernita Sriana

BorneoFlash.com, KUKAR– Keberhasilan pembangunan daerah tidak semestinya hanya dilihat dari banyaknya proyek yang berhasil direalisasikan. 

DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menilai ukuran keberhasilan pembangunan juga harus tercermin dari manfaat yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmat Dermawan, mengatakan pembangunan yang baik adalah pembangunan yang mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup warga.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan setiap kebijakan maupun program yang dijalankan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan hanya mengejar capaian pembangunan secara fisik.

“Pembangunan tentu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ungkapnya, pada Kamis (4/6/2026). 

Rahmat menilai keberadaan berbagai program pembangunan seharusnya mampu menciptakan kondisi yang lebih baik bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, pelayanan publik, maupun kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.


Ia mengingatkan bahwa capaian pembangunan tidak cukup diukur dari berdirinya infrastruktur atau bertambahnya program yang dijalankan pemerintah. Menurutnya, dampak yang dirasakan masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan pembangunan.

“Kalau pembangunan terus berjalan tetapi masyarakat belum merasakan perubahan yang berarti, tentu itu harus menjadi bahan evaluasi,” katanya.

Lebih lanjut, Rahmat mendorong agar setiap perencanaan pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Dengan begitu, program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Menurutnya, pendekatan pembangunan yang berorientasi pada masyarakat akan membantu pemerintah daerah dalam menentukan prioritas program sekaligus memastikan anggaran yang digunakan memberikan hasil yang optimal.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada hasil jangka pendek, tetapi mampu memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pada akhirnya tujuan pembangunan adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Itu yang harus menjadi fokus bersama,” tutupnya. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar