BorneoFlash.com, KUKAR – Kondisi rumah aman bagi korban kekerasan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat sorotan dari Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Sri Muryani.
Menurutnya, fasilitas yang disediakan untuk perempuan dan anak korban kekerasan masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penghuni.
Keprihatinan tersebut disampaikan Sri setelah melihat langsung kondisi rumah aman yang selama ini digunakan sebagai tempat perlindungan sementara bagi korban kekerasan.
Ia menilai keberadaan fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung proses pemulihan korban, khususnya anak-anak yang mengalami trauma.
"Anak-anak yang menjadi korban kekerasan membutuhkan lingkungan yang aman untuk mendukung proses pemulihan dan tumbuh kembang mereka," ucapnya, pada Selasa (2/6/2026).
Selain peningkatan fasilitas, Sri juga menekankan pentingnya penguatan regulasi dan dukungan anggaran untuk memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan perlu didukung kebijakan yang berpihak pada korban.
Ia menilai pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan kesehatan mental masyarakat. Karena itu, perlindungan terhadap perempuan dan anak perlu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
"Kalau pembangunan mental tidak diperhatikan, maka pembangunan manusia menjadi tidak maksimal. Anak-anak kita adalah calon pemimpin masa depan yang harus tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat," tegasnya.
Sri berharap perhatian terhadap perlindungan perempuan dan anak dapat terus diperkuat, baik melalui peningkatan fasilitas pendukung maupun penyusunan regulasi yang mampu memberikan perlindungan lebih optimal bagi korban kekerasan di Kukar. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar