BorneoFlash.com, KUKAR – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Junadi, menegaskan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar harus memperhatikan aspek keselamatan masyarakat dan lingkungan dalam menjalankan aktivitas usahanya.
Menurutnya, berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat terkait aktivitas perusahaan perlu menjadi perhatian serius agar tidak berkembang menjadi persoalan yang merugikan warga maupun perusahaan itu sendiri.
"Kami berharap setiap perusahaan dapat menjalankan operasionalnya sesuai aturan yang berlaku dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah kerja," Ucap Junadi, pada Sabtu (30/5/2026).
Ia juga mengatakan, DPRD Kukar tidak ingin aktivitas investasi dan pembangunan yang berjalan di daerah justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat akibat kurangnya perhatian terhadap aspek keselamatan maupun lingkungan.
Karena itu, perusahaan diminta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi gangguan yang dapat dirasakan warga, termasuk memastikan fasilitas pendukung keselamatan tersedia secara memadai.
"Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai aktivitas operasional menimbulkan risiko yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal," katanya.
Junadi menambahkan, komunikasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat juga perlu diperkuat agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara cepat dan terbuka.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman di lapangan serta menjaga hubungan yang harmonis antara perusahaan dan warga.
Selain itu, ia meminta instansi teknis terkait untuk terus melakukan pengawasan sesuai kewenangannya guna memastikan seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
"DPRD tentu mendukung investasi, tetapi perusahaan juga harus menunjukkan komitmen terhadap keselamatan masyarakat dan kepatuhan terhadap aturan," tegasnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga keseimbangan antara aktivitas usaha dan kepentingan masyarakat sehingga iklim investasi di Kukar tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek keselamatan maupun lingkungan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar