Karena itu, Pemkot Samarinda mulai mengonsolidasikan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyiapkan program yang dapat mendukung para pekerja terdampak.
Pemerintah berharap potensi yang dimiliki masing-masing OPD dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha maupun lapangan kerja baru.
“Bapak Wali Kota telah menggelar rapat koordinasi internal terkait persoalan ini. Kami akan melibatkan seluruh perangkat daerah sesuai kapasitas masing-masing agar langkah antisipasi yang disiapkan dapat berjalan secara terpadu dan efektif,” tutur Marnabas.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengingatkan bahwa potensi peningkatan angka pengangguran terbuka akibat berkurangnya aktivitas sektor tambang perlu mendapat perhatian serius.
Menurutnya, pemerintah harus fokus memperluas kesempatan kerja agar tenaga kerja terdampak dapat segera terserap di sektor lain.
“Yang perlu dipikirkan saat ini adalah bagaimana menyiapkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang berpotensi masuk dalam kategori pengangguran terbuka,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar