Ia menambahkan, hingga kini pihaknya belum dapat memberikan penilaian akhir lantaran laporan rinci terkait kasus tersebut belum diterima secara lengkap.
“Sampai saat ini saya belum menerima laporan spesifik mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut,” imbuhnya.
Dinkes Kaltim dijadwalkan menggelar rapat bersama Dewan Pengawas dan jajaran direksi RSUD AWS guna membahas persoalan tersebut secara menyeluruh. Evaluasi yang dilakukan tidak hanya menyasar kasus yang sedang menjadi perhatian publik, tetapi juga sistem pelayanan rumah sakit secara umum.
“Nanti malam kami akan melakukan rapat bersama Dewan Pengawas dan direksi rumah sakit. Kami ingin memperoleh gambaran yang jelas, sekaligus melakukan evaluasi terhadap seluruh pelayanan di RSUD AWS,” terangnya.
Menurut Jaya, kasus tersebut harus menjadi momentum pembenahan pelayanan kesehatan agar kualitas layanan rumah sakit semakin baik ke depan. Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Kalimantan Timur, RSUD AWS dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga mutu pelayanan dan kepercayaan masyarakat.
“Hal yang paling utama adalah memastikan masyarakat tetap memperoleh kepastian pelayanan dan tidak merasa ragu untuk mendapatkan penanganan kesehatan di rumah sakit,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat tidak takut menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan sebagai bagian dari proses evaluasi dan perbaikan.
“Kepercayaan masyarakat tidak boleh hilang akibat persoalan ini. Kami juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan tidak perlu khawatir apabila ingin memberikan masukan terkait pelayanan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jaya menilai evaluasi tidak cukup hanya berfokus pada individu tenaga medis, tetapi juga harus menyentuh sistem pelayanan secara menyeluruh, mulai dari tata kelola rumah sakit hingga beban kerja tenaga kesehatan.
“Intinya, evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap kasus yang sedang terjadi saat ini, tetapi terhadap seluruh sistem pelayanan agar ke depan terjadi perbaikan layanan kesehatan secara menyeluruh,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar