Menurutnya, pengalaman dan keteladanan para ASN senior masih sangat dibutuhkan, terutama untuk menjadi inspirasi bagi generasi ASN berikutnya. “Jejak karya dan keteladanan yang telah ditorehkan akan menjadi teladan bagi generasi ASN berikutnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian tidak berhenti setelah pensiun dari birokrasi. Mantan ASN tetap dapat mengambil peran di tengah masyarakat melalui berbagai bidang sosial maupun ekonomi.
“Pengabdian kepada bangsa bisa dilakukan melalui cara yang berbeda. Bisa melalui keluarga, masyarakat, organisasi sosial, kegiatan keagamaan, bahkan mungkin menjadi pengusaha atau wirausaha,” ujarnya.
Bagus menilai pengalaman, kebijaksanaan, dan integritas yang dimiliki para ASN purna tugas merupakan modal sosial penting bagi daerah.
“Saya yakin jiwa pengabdian seorang ASN tidak akan pernah benar-benar pensiun. Hanya berganti ruang dan berganti peran, namun tetap hadir untuk Indonesia dan Balikpapan yang lebih baik,” katanya.

Dalam sambutannya, ia juga menyinggung tantangan birokrasi yang semakin kompleks dan tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat. Karena itu, nilai profesionalisme, integritas, dan keterbukaan terhadap kritik harus terus diwariskan kepada ASN yang masih aktif.
“Keterbukaan terhadap kritik dan masukan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional sekaligus momentum memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Wakil Wali Kota Balikpapan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh ASN yang memasuki masa purna tugas dan berharap masa pensiun menjadi awal pengabdian dalam bentuk yang baru. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar