Kondisi itu diperlukan terutama ketika terdapat kegiatan mendadak atau acara resmi yang mengharuskan perlengkapan segera dicuci dalam waktu singkat.
Ia menjelaskan sistem pengerjaan cepat kerap dilakukan hingga larut malam bahkan dini hari, menyesuaikan kebutuhan operasional setelah acara selesai digelar.
“Pengerjaan ekspres memiliki beberapa kategori waktu, mulai tiga jam hingga enam jam. Namun apabila pekerjaan dilakukan hingga malam atau dini hari, tentu penanganannya berbeda,” jelasnya.
Enny menuturkan, situasi tersebut biasanya terjadi ketika perlengkapan acara harus segera digunakan kembali keesokan harinya sehingga proses pencucian dilakukan tanpa menunggu hari berikutnya.
“Setelah acara selesai, perlengkapan langsung diambil untuk segera dicuci karena besoknya kembali dipakai,” tuturnya.
Selain proses pencucian, ia mengaku beberapa kali harus melakukan pengantaran cucian pada malam hingga dini hari guna memenuhi kebutuhan mendesak dari rumah jabatan gubernur.
“Pengantaran pernah dilakukan hingga larut malam bahkan dini hari karena kebutuhan yang sifatnya mendesak,” katanya.
Ia juga menyebut pernah menerima permintaan pencucian pakaian pribadi untuk kebutuhan tertentu, termasuk perjalanan mendadak. Meski demikian, Enny menegaskan pakaian dinas pejabat pada umumnya ditangani oleh penyedia jasa lain.
“Untuk pakaian dinas biasanya memang ada penyedia tersendiri,” tambahnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar