BorneoFlash.com, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga membuka Program Beasiswa Calon Pelaut 2026 untuk menyiapkan talenta maritim yang siap mendukung operasional armada energi.
Direktur Armada Logistik, Arif Yunianto, menyatakan perusahaan merancang program ini sebagai pipeline SDM pelaut yang siap operasional. Program ini tidak hanya memberi akses pendidikan, tetapi juga membuka jalur karier yang jelas agar penerima dapat langsung terlibat dalam operasional armada.
Perusahaan menargetkan 23 penerima beasiswa. Setelah lulus, peserta langsung bekerja sebagai kru kapal. Pertamina Patra Niaga menilai penguatan talenta pelaut menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan distribusi energi.
Data Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menunjukkan sekitar 1,4 juta pelaut Indonesia bekerja di berbagai negara. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu dari lima pemasok pelaut terbesar di dunia.
Pertamina Group mengandalkan tenaga nasional dalam operasional armada. Dari total 4.368 kru, perusahaan mempekerjakan 4.090 kru atau sekitar 94 persen Warga Negara Indonesia. Arif menegaskan data tersebut menunjukkan peran penting talenta maritim nasional.
Armada laut memegang peran strategis dalam rantai pasok hilir. Armada ini menghubungkan titik suplai, kilang, terminal, hingga wilayah distribusi. Di Pertamina Patra Niaga, kapal mengangkut minyak mentah, produk kilang, BBM, dan LPG untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.
Sementara itu, Pertamina Foundation memastikan program berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan. Lembaga ini mengawal seluruh proses, mulai dari seleksi, pembinaan, hingga monitoring penerima beasiswa.
Tim pelaksana menjalankan seleksi secara bertahap untuk memastikan peserta tidak hanya memenuhi kriteria akademis, tetapi juga siap menjalani profesi sebagai pelaut.
Program dimulai dengan sosialisasi pada 28 - 29 April 2026. Panitia membuka pendaftaran pada 30/4 hingga 22/5/2026, melanjutkan seleksi hingga akhir Juni, mengumumkan penerima pada 30 Juni 2026, dan menggelar inaugurasi pada 3 Juli 2026. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar