Tak hanya itu, dalam peringatan May Day tersebut, Prabowo juga menjanjikan pembangunan tempat penitipan anak atau daycare bagi keluarga buruh.
Janji itu muncul setelah perwakilan buruh menyampaikan keresahan banyak pekerja yang kesulitan mencari tempat aman untuk menitipkan anak saat bekerja.
“Ini saran yang baik dan akan kita perjuangkan. Kita laksanakan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujar Prabowo.
Dalam pidatonya, Presiden juga menyampaikan sejumlah komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Beberapa kebijakan yang disampaikan antara lain perlindungan bagi awak kapal perikanan, perlindungan pekerja transportasi online, pembentukan Satgas PHK melalui Keppres Nomor 10 Tahun 2026, pembatasan outsourcing hanya di enam sektor, hingga dorongan pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
Di luar pidato politik dan kebijakan, suasana May Day juga diwarnai momen santai dan penuh keakraban.
Kedatangan Prabowo di Monas bertepatan dengan penampilan Tipe-X yang membawakan lagu “Kamu Enggak Sendirian”.
Presiden tampak menikmati suasana dengan melambaikan tangan ke arah massa, berjoget, hingga berbaur bersama para buruh di depan panggung.
Ia bahkan sempat membuka kemeja safari krem yang dikenakannya dan memberikannya kepada salah seorang buruh, memicu riuh tepuk tangan dan sorakan dari massa yang memadati kawasan Monas. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar