Rencananya, pengelolaan ambulans akan berada di bawah koordinasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Gunung Samarinda. Skema penggunaan pun dipastikan gratis bagi warga.
“Pemakaian tidak dipungut biaya. Kalau ada yang ingin memberi seikhlasnya silakan, tapi dari kami gratis,” jelas Purnawirawan POM TNI AD.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan itu mengakui, kebutuhan mobil ambulans menjadi salah satu aspirasi paling mendesak dari masyarakat. Ia menyebut, jika menunggu pengadaan dari pemerintah melalui mekanisme usulan resmi, prosesnya bisa memakan waktu lama.
Karena itu, ia berinisiatif mempercepat pengadaan melalui jalur anggaran yang dimilikinya.
Namun demikian, Halili tetap berkomitmen mengusulkan pengadaan mobil ambulans baru melalui pemerintah kota pada tahun anggaran mendatang.
“Kalau nanti masuk dalam usulan resmi tahun 2027, kita dorong untuk pengadaan yang baru. Sementara ini kita percepat dulu agar kebutuhan warga bisa segera terpenuhi,” pungkasnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar